MEDAN, Media - Para tamu undangan pesta adat dan resepsi Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu memilih lokasi menginap di hotel terdekat dengan tempat pesta.
Hotel GranDhika di Jalan Setiabudi, Medan, menjadi pilihan sebab jaraknya melulu sekitar 700 meter dengan tempat acara. Kamar-kamar di hotel yang baru muncul di Kota Medan ini tidak sedikit dipesan semenjak dua pekan lalu.
“Saya tidak tahu tersebut keluarga atau bukan, yang jelas semua tamu undangan. Karena tidak sedikit yang pesan bukan guna sendiri, namun untuk sejawat atau guna keluarganya. Tapi yang jelas, okupansi pada 24 hingga 26 November telah tinggi semenjak dua minggu lalu. Ini di luar kelaziman hotel kami,” kata General Manager Hotel GranDhika Medan, Natali Agung Nugroho, yang dikonfirmasi Media Minggu (19/11/2017).
Berdasarkan keterangan dari Natali, tiga kamar Junior Suite, 12 kamar Executive Deluxe, dan tujuh kamar Deluxe Balcony berakhir diborong. Sedangkan ruang belajar Superior yang jumlahnya 101 kamar pun bermukim tersisa sejumlah kamar lagi.
“Untuk kamar Junior Suite, kami tambahkan dekorasi ulos yang merupakan karakteristik Sumut. Karena ini kamar terbaik yang kami miliki. Bagi menu restoran, kami juga menyajikan menu spesial kombinasi makanan khas Batak dan Jawa. Ada nasi liwet Solo dan belut andaliman. Kami pun menyediakan kendaraan antar jemput dari hotel ke tempat acara bila dibutuhkan,” ungkap Natali.
Dia menyatakan senang saat memahami bahwa hotelnya menjadi tempat semua tamu Presiden Joko Widodo menginap.
“Senang ya. Kami dapat ikut memeriahkan dan meramaikan acara pernikahan ini. Paling tidak dapat ikut berpartisipasi walaupun tidak secara langsung,” ujar Natali.
Baca juga: Ngunduh Mantu di Medan, Jokowi Datangkan 7 Kereta Kencana dari Solo
Sebelumnya, ketika meninjau persiapan acara, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri mengatakan, Presiden dan keluarganya bakal menginap di di antara hotel di Kota Medan.







