Desain Lukisan Untuk Ruang Tamu Kreatif

Posted on

SEPASANG mata menyipit meneliti dinding putih tergores cat hitam, dahi berkerut menunjukan wajah yang tengah berfikir. Sedikit sentuhan tangan, meraba guna menghilangkan rasa penasaran bakal sesuatu yang menghiasi tembok tersebut. Satu tahapan bergeser meneliti gambar lainnya. Perlahan berganti ke ruangan inilah yang lebih sempit. Posisi kosong tersebut langsung dipenuhi oleh tubuh lain. Berulang sampai puluhan orang.

3 Pcs/Set Lukisan Merak Hijau Ukuran Besar Untuk Dekorasi Ruang Tamu rumah
3 Pcs/Set Lukisan Merak Hijau Ukuran Besar Untuk Dekorasi Ruang Tamu rumah | Lukisan Untuk Ruang Tamu
Lukisan Pemandangan Kanvas Ukuran Besar untuk Dekorasi Ruang Tamu / Kamar  Tidur
Lukisan Pemandangan Kanvas Ukuran Besar untuk Dekorasi Ruang Tamu / Kamar Tidur | Lukisan Untuk Ruang Tamu

Pemandangan itu layaknya kelompok pecinta seni yang tengah merasakan pameran lukisan di suatu galeri. Namun berbeda. Mereka bukan penyuka atau pekerja seni, mereka rakyat biasa yang awam dengan goretan sarat arti. Yang mereka pandang bukan lukisan-lukisan dalam suatu bingkai yang terpaku di tembok bangunan, tetapi tergambar sarat secara random di semua tembok bangunan setinggi sekira empat meter.

Bukan pun galeri seni mewah dengan lantai marmer mengkilap, hanya barisan ubin putih yang tidak banyak tergenang air dibaur lumpur saldo banjir pekan lalu. Pengap, sesak terasa di dalam bangunan berukuran 75 meter persegi itu.

Rumah kepunyaan Heriyah (45) di Jalan Cililitan Kecil I RT 03/RW 07, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur seketika ramai dikunjungi.

Rumah tersebut sekarang menjelma menjadi galeri guna rakyat menengah ke bawah. Warga penasaran hendak melihat lukisan misterius yang tergambar di semua tembok bangunan rumah. Lukisan abstrak dengan memakai cat minyak berwarna hitam tersebut secara tiba-tiba hadir setelah banjir yang menggenangi lokasi tinggal tersebut surut.

3 Panduan Feng Shui Ruang Tamu untuk Mendatangkan Hoki dan Rezeki
3 Panduan Feng Shui Ruang Tamu untuk Mendatangkan Hoki dan Rezeki | Lukisan Untuk Ruang Tamu

“Tepatnya saya sekelurga baru menyadari terdapat lukisan tersebut setelah banjir surut dan lampu menyala,” papar empunya rumah saat mengobrol dengan Okezone, Rabu (25/2/2014) sore.

Masih belum diketahui siapa dan apa yang melukiskan goretan estetis tersebut. Jika diamati lebih dalam, goretan misterius tersebut seakan bercerita. Sebuah pemandangan gunung tampak di sudut kiri ruangan yang menurut keterangan dari pemilik rumah ialah ruang tamu. Gambar janin yang diduga berusia empat bulan pun tergores di sudut kanan dekat dengan gambar insan yang tengah bersetubuh. Sejuta tanya dan pendapat bermunculan. Menggunakan khayalan masing-masing warga memutuskan gambar-gambar tersebut.

“Ini gambar macan, ini gambar kepala naga, di sana terdapat gambar janin yang lebih besar. Ada lafadz Allah, ada pun lafadz Surat Al Quran tersebut di pojok. Subhanallah jadi merinding,” decak kagum penduduk yang menyaksikan lukisan misterius itu.

Sudah dua hari lamanya, lokasi tinggal Heriyah diisi warga. Janda empat anak tersebut menceritakan mula mula dirinya menyadari terdapat lukisan itu di dalam rumahnya. Saat banjir setinggi satu meter merendam lokasi tinggal pada Sabtu 22 Februari lalu, ia bareng keluarga mengungsi ke lantai atas rumahnya. Tak terdapat perasaan curiga juga tanda-tanda tentang lukisan tersebut. Setelah banjir perlahan surut, Minggu malam, Heriyah memutuskan mencuci rumahnya dari lumpur yang tersisa dampak banjir. Kondisi gelap yang diakibatkan aliran listrik terputus menciptakan Heriyah mengira buah pena tersebut hanyalah lumpur menempel.

Esok harinya, Senin 24 Februari, Heriyah baru menyadari, goretan itu bukan lumpur yang menempel, bukan pula sampah, tetapi goretan cat minyak berwarna hitam dan memenuhi nyaris seluruh tembok dalam rumahnya.  “Saya kaget, astaghfirullah, ini beneran lukisan. Setelah itu, tidak tahu dari mana penduduk dengar berita ini langsung ramai-ramai datang. Sampai kini masih ramai,” ungkap perempuan berjilbab itu.

Tak melulu warga biasa, pejabat wilayah juga mengunjungi rumahnya guna melihat gejala luar biasa itu. Seorang pemuka agama pun menyempatkan bertandang ke rumahnya dan menjelaskan makna dari lukisan tersebut.

“Pak lurah telah dua kali ke sini, semalam terdapat habib yang datang dia menjelaskan makna lukisan ini. Berdasarkan keterangan dari habib ini suatu cerita, petunjuk, pesan mengenai kelakuan insan yang telah mulai tak beriman. Ada gambar perselingkuhan, terdapat janin, terdapat gunung yang bakal hancur. Percaya tidak percaya jadinya,” terangnya.

Imajinasi mistis pun mengisi kepala pengunjung. Tapi tak semua berasumsi sama, sejumlah juga berfikir rasional mengenai lukisan tersebut. Bahkan empunya rumah pun memandang lukisan tersebut didapatkan dari cat minyak yang terbawa air dan mencemari tembok. Maklum sejumlah hari sebelum banjir, Heriyah mewarnai pagar rumahnya dengan cat hitam.

Leave a Reply