PEKANBARU - Beberapa pekan lamanya aparat Satreskrim Polresta Pekanbaru, Riau mengejar pelaku pembunuhan terhadap korban mempunyai nama Cici Anisa, yang ditemukan meregang nyawa di kamar 137 Hotel Parma Jalan Paus pada 17 September 2017 lalu.
Ditambah pula pelaku berinisial AFH alias Faisal telah melarikan diri ke Pulau Jawa, tepatnya ke wilayah Mojokerto. Rekaman CCTv yang telah dikantongi polisi tidak lumayan untuk mengidentifikasi remaja 20 tahun tersebut, lantaran begitu tidak sedikit tamu yang terbit - masuk hotel.
Tentunya ini memerlukan kerja tambahan dari aparat, untuk menganalisis rekaman CCTv tersebut. Untung saja polisi lihai mengerjakan analisa, sehingga di antara aksesoris yang digunakan Faisal saat itu sukses ditemukan di kamar lokasi korban dibunuh.
“Ada gelang karet kepunyaan dia terbelakang di meja yang dipakainya guna memukul korban. Gelang karet itu kita cocokkan dengan rekaman CCTv, siapa orang yang memakainya,” beber Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, Selasa (10/10/2017) siang.
Tak kalah sulit, polisi mesti mengecek tamu yang terekam CCTv, kira-kira siapa diantara mereka yang menggunakan gelang karet tersebut. “Bisa anda lihat rekamannya, dia menggunakan gelang itu di tangan kirinya,” lanjut Bimo seraya menunjukkan potret Faisal ketika berada di meja resepsionis.
Setelah menemukan ciri-ciri dan wajah pelaku, perburuan juga dilanjutkan. Faisal juga lumayan lihai menghilangkan jejak, di mana dirinya langsung meninggalkan Kota Pekanbaru hari tersebut juga dan terbang ke Jawa Timur, tepatnya di Mojokerto.
Tapi sepandai-pandainya Faisal melarikan diri, kesudahannya tertangkap juga, tepatnya Jumat (6/10/2017) lalu. Jejaknya terendus di Dusun Kangkungan Desa Kemantren, Mojokerto. Polresta Pekanbaru juga berkoordinasi dengan polisi di sana dan anggota terbang hari tersebut juga.
Di samping meringkus Faisal, aparat pun mengamankan sejumlah barang bukti, laksana kaos yang dipakai pelaku ketika itu, handphone kepunyaan Cici, sendal dan celana, tergolong sepeda motor. Akibat perbuatannya, remaja 20 tahun tersebut pun terancam meringkuk lama di balik jeruji besi.
Pilihan Meja Kecil Untuk Di Kamar Kreatif - Meja Kecil Untuk Di Kamar







