Berikut empat hal urgen yang mesti Anda simaklah menurut keterangan dari Ahli Lanskap Solehuddin laksana tertulis dalam bukunya, Kreasi Unik Batu Alam .






Perhatikan Jenis Batu
Batu alam dipisahkan atas dua jenis, batu solid dan non-solid. Batu solid dapat diaplikasikan guna elemen interior dan eksterior rumah. Seperti, batu andesit dan pacitoroso. Sedangkan batu non-solid seringkali sering dipakai di unsur ruang yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Seperti, batu palimanan dan batu parasjogja.
Sesuaikan dengan Tema
Apa tema dari ruang atau lokasi tinggal Anda? Sesuaikan pemakaian batu alam dengan tema lokasi tinggal yang kita inginkan. Misalnya guna bangunan bergaya minimalis, Anda dapat menggunakan warna kalem bertekstur polos, laksana batu andesit dan templek. Sedangkan guna bangunan bergaya tradisional modern, pakai batu alam yang mempunyai sifat alami. Yakni, batu kali belah, batu candi, batu salagedang, batu purwakarta, dan batu bronjol.
Sesuaikan Anggaran
Semakin solid batu alam, semakin mahal harganya. Jenis pola pada desain dan pemasangan juga menilai tinggi-rendahnya ongkos yang bakal Anda keluarkan. Jadi sebelum pembelian batu alam dan pemasangan, terdapat baiknya Anda mengerjakan survey terlebih dahulu.
Bahan yang Digunakan
Pertama, semen yang dipakai untuk adonan (spesi) pemasangan batu. Biasanya harganya lebih mahal, namun hasilnya jauh lebih baik dari semen biasa. Kedua, coating yang dipakai untuk mengayomi batu (bangunan eksterior). (Ester Sondang)







