Ternyata istirahat satu kamar bareng bayi memiliki akibat positif lho, Moms. Bagaimana tidak, terdapat 3.500 bayi meninggal masing-masing tahun di Amerika Serikat dengan permasalahan kematian berhubungan tidur. Faktornya tergolong sindrom kematian bayi seketika (SIDS), sesak napas tiba-tiba, dan tercekik. Bagi itu, American Academy of Pediatrics menghimbau untuk orang tua guna memintanya tidur bareng bayinya, idealnya sampai usianya 6 bulan atau 1 tahun.
Dikutip melewati Media para berpengalaman dari AAP menuliskan bahwa sekamar dengan orang tua ialah lingkungan tidur sangat aman untuk bayi. Namun, bayi tidak disarankan tidur satu lokasi tidur dengan orang tua guna menghindarkan hal risiko lain.
“Untuk menyokong tidur satu kamar dengan orang tua supaya tetap aman dan mengawal keselamatan bayi, guna itu dibutuhkan boks portabel pilihan yang bisa dipasang di samping lokasi tidur orang tua,” ujar Jodi Mindell, PhD, ketua Pediatric Sleep Council.
Penelitian telah mengindikasikan bahwa perlakuan ini dapat mengurangi angka kematian bayi sampai 50 persen. Profesor dokter anak dari University of Virginia School of Medicine, Rachel Moon menuliskan bahwa kematian bayi mendadak ialah hal menakutkan guna itu, perlu dilaksanakan penyelamatan nyawa bayi.
“Kita dapat mengawal bayi tidak jarang kali aman tanpa menghabiskan tidak sedikit uang, tapi melulu melalui perbuatan pencegahan simpel seperti mengawasi lingkungan tidurnya,” ujar Rachel Moon. (Seva/TW/Dok. M&B)








