Denah Dapur 93 Fungsional

Diposting pada 352 views

Dapur 4 Soekarno Hatta Malang Lumayan Oke – The Best is Yet 4 C4me
Dapur 4 Soekarno Hatta Malang Lumayan Oke – The Best is Yet 4 C4me | Dapur 93
Dapur 4 Soekarno Hatta Malang Lumayan Oke – The Best is Yet 4 C4me
Dapur 4 Soekarno Hatta Malang Lumayan Oke – The Best is Yet 4 C4me | Dapur 93
Dapur 4 - Restoran
Dapur 4 – Restoran | Dapur 93
Bun-Bun World: Review Dapur 4
Bun-Bun World: Review Dapur 4 | Dapur 93

KARANGANYAR Media – Tak seluruh pejuang kebebasan bernasib mujur di masa tuanya. Beberapa mesti bermukim di gubuk reyot dan mengandalkan uluran tangan orang lain.

Waginem (88), penduduk Kampung Dompon Rt 02/Rw IX Karanganyar terdaftar dalam susunan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Ia tinggal bareng putri dan menantunya di sebuah lokasi tinggal reyot sangat ujung di suatu gang kecil. Saat family besar Polres Karanganyar mengunjunginya, perempuan yang puluhan tahun silam ikut berusaha merebut kebebasan ini bersusah payah terbit dari biliknya guna menyambut tamu. Ia mesti dipapah sebab tak powerful lagi menahan tubuh rentanya.

Dapur 4 - Restoran
Dapur 4 – Restoran | Dapur 93

Sekiranya, Waginem tahu maksud kedatangan Kapolres AKBP Ade Safri Simanjuntak bareng para perwiranya walau pendengarannya telah tamat. Usai bungkus mi instan, beras dan keperluan dapur diterimanya dari family besar Polres Karanganyar, perempuan ini tiba-tiba membusungkan dadanya dan menghormat. Seperti masa-masa dulu ketika dirinya disapa pimpinan pasukan perang kemerdekaan. Sejumlah piagam penghargaan dari pemerintah atas nama dirinya dan suami, Sudjud Cipto Utomo terpasang di dinding kamar.

“Ibu dulu bertugas di dapur umum dan medis. Beliau tidak jarang kali menyertai bapak yang berusaha di medan perang,” kata Sri Karyaningsih, putri Waginem.

Sri tak mau menjelaskan kenapa ibundanya yang tidak jarang sakit-sakitan tersebut mau menumpang di lokasi tinggal reot miliknya yang berstatus kontrak. Meski sebenarnya, putra putri Waginem hidup berhasil di perantauan.

Lain lagi cerita Sugito (93) mantan prajurit di pasukan komando peperangan Panembahan Senopati yang dipimpin Letkol Slamet Riyadi. Pria sembilan anak tersebut kini melulu tinggal berdua dengan istrinya, Sukarmi di sebuah lokasi tinggal yang jauh dari situasi layak huni di Rt 03/Rw III Jetis, Karanganyar. Sugito begitu hendak sekali menceritakan dirinya berdinas di sebanyak kota bareng para figur kemerdekaan. Saat itu, dirinya berpangkat Kopral Satu.

“Tugasya berpidah-pindah. Boyolali, Salatiga, Semarang dan Ambarawa,” tuturnya.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan, semua veteran perang memerlukan kasih sayang di masa tuanya. Hal tersebut lebih berharga dari sekadar menyerahkan tunjangan kesejahteraan.

“Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai jasa semua pahlawan. Mereka ini pahlawan untuk bangsa dan keluarganya,” katanya.

Selain menyerahkan tali asih, Polres Karanganyar mengindikasikan perhatiannya untuk para veteran melewati rehab lokasi tinggal tinggal. Di lokasi tinggal Sugito, semua polwan mewarnai ulang tembok rumahnya dan membetulkan genting bocor. (R-10)

Tinggalkan Balasan